Cikajang Adventure 0

ScootLand | 4:47:00 AM | , ,

Cikajang, sebuah kecamatan di Kabupaten Garut Jawa Barat. Keindahan alam dan kesejukan udara di kelilingi perkebunan teh di sekitar kecamatan Cikajang menggugah rasa penasaran kami menginjakkan kaki di Tanah Garut. Kami mulai perjalanan dari Camp di Kawali pada sore hari, memperkirakan perjalanan selama tiga jam. Namun siapa sangka motor salah satu diantara kami ada yang mengalami trouble/kerusakan cukup parah sehingga terpaksa tidak dapat melanjutkan perjalanan. Tidak jauh dari situ terdapat camp brother kita WSC-Pagerageung Tasikmalaya yang bersedia membantu. Kami lanjutkan perjalanan menjelang malam hari, tiba di Garut Kota pukul 9:00 Waktu setempat 20 KM lagi menuju Cikajang. Udara Sejuk dan dingin menyambut kedatangan kami di Cikajang Tak lupa Pula Rekan-rekan dari CSC yang dengan sabar menunggu kedatangan Kami, "berrr....dingin sekali disini" ungkap Udong(23) yang merasakan dingin nya malam di Cikajang, begitu datang Semua langsung Tertidur pulas.

cikajang


Keesokan harinya masih terasa begitu dingin walaupun menunjukan pukul 8:00 waktu Cikajang. Kami diajak oleh pemilik rumah kami singgah untuk jalan-jalan ke kebun sayuran miliknya, sekitar 4 KM dari kediaman. baru setengah perjalanan kami langsung disambut dengan embun pagi dan pesona alam yang jarang kami melihatnya. "kenikmatan paling indah dalam hidup ini adalah melihat segala ciptaanNya, dan inilah salah satunya" tegas Ally(19) sambil menghirup udara segar di sekitar pegunungan. Tak lupa kami mengabadikan moment indah tersebut, berikut adalah beberapa jepretannya :...........

Galunggung the impressive 0

ScootLand | 3:20:00 AM | ,

Gunung Galunggung tercatat pernah meletus pada tahun 1882 (VEI=5). Tanda-tanda awal letusan diketahui pada bulan Juli 1822, di mana air Cikunir menjadi keruh dan berlumpur. Hasil pemeriksaan kawah menunjukkan bahwa air keruh tersebut panas dan kadang muncul kolom asap dari dalam kawah. Kemudian pada tanggal 8 Oktober s.d. 12 Oktober, letusan menghasilkan hujan pasir kemerahan yang sangat panas, abu halus, awan panas, serta lahar. Aliran lahar bergerak ke arah tenggara mengikuti aliran-aliran sungai. Letusan ini menewaskan 4.011 jiwa dan menghancurkan 114 desa, dengan kerusakan lahan ke arah timur dan selatan sejauh 40 km dari puncak gunung.

Letusan berikutnya terjadi pada tahun 1894. Di antara tanggal 7-9 Oktober, terjadi letusan yang menghasilkan awan panas. Lalu tanggal 27 dan 30 Oktober, terjadi lahar yang mengalir pada alur sungai yang sama dengan lahar yang dihasilkan pada letusan 1822. Letusan kali ini menghancurkan 50 desa, sebagian rumah ambruk karena tertimpa hujan abu.
Letusan Galunggung 1982, disertai petir

Pada tahun 1918, di awal bulan Juli, letusan berikutnya terjadi, diawali gempa bumi. Letusan tanggal 6 Juli ini menghasilkan hujan abu setebal 2-5mm yang terbatas di dalam kawah dan lereng selatan. Dan pada tanggal 9 Juli, tercatat pemunculan kubah lava di dalam danau kawah setinggi 85m dengan ukuran 560x440m yang kemudian dinamakan gunung Jadi.

Letusan terakhir terjadi pada tanggal 5 Mei 1982 (VEI=4) disertai suara dentuman, pijaran api, dan kilatan halilintar. Kegiatan letusan berlangsung selama 9 bulan dan berakhir pada 8 Januari 1983. Selama periode letusan ini, sekitar 18 orang meninggal, sebagian besar karena sebab tidak langsung (kecelakaan lalu lintas, usia tua, kedinginan dan kekurangan pangan). Perkiraan kerugian sekitar Rp 1 milyar dan 22 desa ditinggal tanpa penghuni.

Letusan pada periode ini juga telah menyebabkan berubahnya peta wilayah pada radius sekitar 20 km dari kawah Galunggung, yaitu mencakup Kecamatan Indihiang, Kecamatan Sukaratu dan Kecamatan Leuwisari. Perubahan peta wilayah tersebut lebih banyak disebabkan oleh terputusnya jaringan jalan dan aliran sungai serta areal perkampungan akibat melimpahnya aliran lava dingin berupa material batuan-kerikil-pasir.

Pada periode pasca letusan (yaitu sekitar tahun 1984-1990) merupakan masa rehabilitasi kawasan bencana, yaitu dengan menata kembali jaringan jalan yang terputus, pengerukan lumpur/pasir pada beberapa aliran sungai dan saluran irigasi (khususnya Cikunten I), kemudian dibangunnya check dam (kantong lahar dingin) di daerah Sinagar sebagai 'benteng' pengaman melimpahnya banjir lahar dingin ke kawasan Kota Tasikmalaya. Pada masa tersebut juga dilakukan eksploitasi pemanfaatan pasir galunggung yang dianggap berkualitas untuk bahan material bangunan maupun konstruksi jalan raya. Pada tahun-tahun kemudian hingga saat ini usaha pengerukan pasir galunggung tersebut semakin berkembang, bahkan pada awal perkembangannya (sekitar 1984-1985) dibangun jaringan jalan Kereta Api dari dekat Station KA Indihiang (Kp. Cibungkul-Parakanhonje) ke check dam sinagar sebagai jalur khusus untuk mengangkut pasir dari galungung ke Jakarta.

Amanat Galunggung

Amanat Galunggung adalah nama yang diberikan untuk sekumpulan naskah yang ditemukan di Kabuyutan Ciburuy, Kabupaten Garut, salah satu naskah tertua di Nusantara.

Pengantar
Naskah ini ditulis pada abad ke-15 pada daun lontar dan nipah, menggunakan bahasa dan aksara Sunda Kuna. Naskah ini berisi nasihat mengenai etika dan budi pekerti Sunda, yang disampaikan Rakyan Darmasiksa, Raja Sunda ke-25, Penguasa Galunggung, kepada puteranya Ragasuci (Sang Lumahing Taman).

Isi
Di Kabuyutan Ciburuy, hingga kini orang menyimpan naskah-naskah kuno. Salah satu naskah kuno yang ditemukan di kabuyutan itu—sebelum disimpan di Perpustakaan Nasional Jakarta—adalah ”Amanat Galunggung”.

Nama atau judul ”Amanat Galunggung” berasal dari filolog Saleh Danasasmita, yang turut mengkaji naskah tersebut, kemudian turut mengompilasikan hasil kajiannya dalam ”Sewaka Darma, Sanghyang Siksakandang Karesian, Amanat Galunggung” (1987). Naskah ini menggunakan bahasa Sunda kuno dan aksara Sunda. ”Amanat Galunggung” berisi ajaran moral. Dalam naskah ini antara lain disebutkan bahwa kabuyutan harus dipertahankan. Raja yang tidak bisa mempertahankan kabuyutan di wilayah kekuasaannya lebih hina ketimbang kulit musang yang tercampak di tempat sampah. Dengan demikian, dalam tata politik dahulu kala, pusat-pusat kegiatan intelektual dan keagamaan rupanya memiliki kedudukan yang sangat penting. Kabuyutan tampaknya merupakan salah satu pilar yang menopang integritas negara, sehingga tempat itu dilindungi oleh raja, bahkan dianggap sakral

Berikut adalah poin-poin pokok pada halaman pertama naskah tersebut:

* harus dijaga kemungkinan orang asing dapat merebut tanah kabuyutan (tanah yang disakralkan)
* barang siapa yang dapat mendudukan Galunggung sebagai tanah yang disakralkan akan memperoleh kesaktian, unggul perang, berjaya dan dapat mewariskan kekayaan sampai turun temurun
* lebih berharga kulit lasun (musang) yang berada di tempat sampah dari pada putra raja yang tidak mampu mempertahankan tanah airnya
* jangan memarahi orang yang tidak bersalah
* jangan tidak berbakti kepada leluhur yang telah mampu memper-tahankan tanah air pada jamannya.

Foto-foto HUT SOG Indonesia 0

ScootLand | 11:33:00 PM |

Kesan mewah dan meriah sangat terlihat ketika kami masuk ke sebuah acara otomotif di kota kembang Bandung. Acara bertema "World Scooter Style" yang berlangsung selama 3 hari itu dilaksanakan tanggal 22-24 Mei 2009 di Piset Square Jl. Pelajar Pejuang 45 No. 119 Bandung. Dalam rangka 11 th Anniversary SOG Indonesia Acara meliputi Live Music, Dancer, Classic Original Vespa Contest, Modification Vespa Contest, retro Vespa Contest, Lomba mewarnai untuk anak2, Lomba masak untuk ibu2. berikut sedikit hasil jepretan kami dan rekan2....







untuk lebih lengkap lagi silahkan klik disini




Keberadaan Scooterist Exteme 0

ScootLand | 10:30:00 PM | ,



Mungkin anda jarang melihat sebuah bentuk motor yang tidak karuan seperti ini. ya memang hal yang sangat langka dalam kehidupan sekeliling kita tapi siapa sangka sejatinya bentuk motor yang awut-awutan penuh dengan sampah itu adalah motor produksi negara pizza Italy oleh seorang arsitek bernama Enrico Piaggio yang dibuatnya puluhan tahun silam. Memang keberadaan Komunitas vespa di Indonesia tidak hanya berada di kota-kota besar pinggira kota pun sering kali kita melihat keberadaan komunitas tersebut. Dengan sedikit menebar pesona dengan kegembelan mereka,ya mereka menamakan komunitas extreme dengan mengenakan motor extreme bak kaleng pecah dngan suara2 kenalpot yang bising juga dengan modelnya yang aneh. Mereka sering kali berkumpul bersama komunitas lain di pusat keramaian apalagi menjelang akhir pekan.


Kongkow Rutin Komunitas Vespa Kawali yang Menamakan Scooter Motor Kolot (SEMOK)

Seringkali ke-cuek-an Scooterist atas dirinya dan sekelilingnya memaksa masyarakat di sekelilingnya melihat Scooterist dengan pendangan yang negatif, entah Scooterist itu dicap "orang gila ataupun gembel sekalipun. "Tapi semua cap yang diberikan oleh masyarakat membuat Scooterist semakin percaya diri untuk menunjukkan taringnya" Jajang/Setum salah seorang anggota Semok yg memilih bergaya extreme .
Dengan aneka model dandanan Scooterist dari model Rock N Roll sampai dengan model dandanan Robert "Bob" Nesta Marley yang mereka anut beserta juga dengan aneka vespa yang para Scooterist tumpangi dari Classic sampai Rat Bike / Rosok menegaskan kecintaan Scooterist terhadap hobi yang dijalaninya.

Namun siapa sangka mereka dan vespanya telah menempuh ratusan bahkan ribuan kilometer untuk sekedar menghadiri acara vespa luar daerah ataupun hanya main dan singgah dikomunitas lain luardaerah. Vespa mania sering mengumandangkan rasa persudaraan sesama Vespamania atau dalam isilah Biker adalah Brotherhood.

Photobucket Photobucket
Foto diambil dari beberapa kegiata SEMOK

Semua itu mempertegas bahwa Kemapanan Bukanlah Segala- galanya di Dunia
Ini... " Masih ada yang lebih penting dan indah, seperti persahabatan, dan saling menolong ke siapa saja yang kesusahan ( inilah intinya jadi Scooterist... )
Faktanya, di kalangan Scooterist menolong seorang anggota yang sedang kesusahan menjadi kewajiban yang tak tertulis " Tegas Iip Heryanto salah satu anggota dari SEMOK

Scooter Motor Kolot 0

ScootLand | 6:28:00 PM |

Scooter Motor Kolot adalah perkumpulan para pemilik kendaraaan bermotor roda dua jenis (vespa) dengan tanpa melihat bentuk, merk, warna dan tahun pembuatan. Perkumpulan ini berbentuk organisasi hobi dan sosial masyarakat bukan organisasi pemerintahan dan bukan organisasi politik. Perkumpulan ini bersifat mandiri dan kekeluargaan serta dalam kegiatannya tidak mencari keuntungan profit usaha.

Photobucket


LAMBANG DAN TANDA ANGGOTA

Scooter Motor Kolot (SEMOK) mempunyai lambang utama dan logo sebagai berikut:
Berbentuk Lingkaran oval, dengan garis batas hitam dan warna dasar putih, dengan logo sayap kelalawar mengapit busi di tengah, dengan warna sayap sebelah kanan hijau, busi warna putih dengan garis warna hitam, dan sebelah kiri warna merah, di atas bertuliskan Scooter Motor Kolot,di bawah bertuliskan Kawali,Ciamis,Jawa Barat dan di busi bertuliskan Indonesia warna hitam.
Tanda-tanda keanggotaan lainnya adalah Kartu Tanda Anggota (KTA), Bordir, Stiker dan Nomor Registrasi Anggota.
LOGO UTAMA


TEAM TOURING



BORDIR PADA BAJU


NOMOR REGISTRASI ANGGOTA


Keanggotaan Scooter Motor Kolot adalah perorangan yang memiliki kendaraan bermotor jenis scooter dan memenuhi persyaratan anggota sebagaimana tercantum dalam Anggaran Rumah Tangga.


Vesparty#2 1

ScootLand | 10:51:00 PM | ,

5 Mei on Centro Jakarta








10th Anniversary CIKAMPEK SCOOTER CLUB 0

ScootLand | 8:02:00 PM | ,

CSC

DASAWARSA CSC “CIKAMPEK SCOOTER CLUB”

30-31 MEI 2009

LAPANGAN KEC. CIKAMPEK CP: SKUY 081398690474





lihat Peta Lokasi

DASAWARSA KOMILU LOMBOK 0

ScootLand | 8:01:00 PM |

==== Info VETA ( Vespa Tanah Air )====
Undangan:

DASAWARSA KOMILU LOMBOK

“EVENT TAKLUK RINJANI”

TANGGAL : 23-24 MEI 2009

Born to Ride By : Pak ARGO KOMILU LOMBOK
CP : 081917526900

Trims………Kik’s

Road To Java Scooter Rendezvous 3 0

ScootLand | 7:06:00 AM | ,

Borobudur 13-14 Desember 2008

"Magelang heurin ku Vespa" mungkin itulah kesan pertama kami menginjakan kaki di tanah magelang. Tepatnya di Lapangan dr.Soepardi Kota Mungkid Magelang Jawa Tengah. Serta tak lupa kami ucapkan terima kasih kepada panitia penyelenggara acara JSR 3. Acara yang sekian lama kami tunggu-tunggu setelah sebelumnya JSR pertama dilaksanakan di Banjar Patroman th. 2006, Jawa Barat lalu yang kedua kalinya di TMII, Jakarta th 2007. dan untuk tahun depan JSR 4 Semua belum tau Pasti............

Photobucket

Photobucket

Photobucket

Ally, Setum, Jawa-Bangsat, Doyok, Babond, Ade Kacang, Gilang, Udong


Photobucket

sebelum pulang kita mampir dulu di Borobudur Skalian Silaturahmi ma anak2 BSC (Borobudur Scooter Club)


Photobucket

Pertemuan tahunan scooteris se-Indonesia tahun ini Jateng tampil sebagai tuan rumah dan ditunjuklah Magelang sebagai tempat digelarnya acara. Ketua Panitia, Sukoco mengatakan pertemuan scooteris ini sedianya hanya untuk wilayah Jawa dan Madura. Namun, respon para scooteris seluruh nusantara ternyata luar biasa.

Photobucket

”Banyak peserta yang datang dari luar Jawa-Madura. Tak kurang dari 21.000 scooteris berkumpul. Mereka yang berasal dari Pulau Jawa, hampir semua
Kabupaten dan Kota terwakili,”katanya.

“Magelang dipilih sebagai tempat kontes untuk ketiga kalinya sesuai dengan
keputusan rapat bersama yang diadakan pada JSR yang kedua di Jakarta. Dalam kegiatan acara selama dua hari ini, kami mengadakan berbagai acara diantaranya bhakti sosial, donor darah, serta lomba atau kontes vespa dari
para peserta,” ujar Koordinator JSR Sukoco.

Hal itu dikatakan Sukoco kepada penulis di sela-sela acara, Minggu (14/12/2008). JSR kali ini adalah putaran ketiga, setelah putaran sebelumnya diadakan di Banjar Patroman, Jawa Barat dan TMII di Jakarta.

Kontes vespa yang diadakan JSR kali ini, terbagi dalam enam kategori. Yakni kategori modifikasi ektrims-standart original, kategori sesan, kategori touring, kategori air brush, kategori retro classic dan kategori original.

Photobucket

Modification Contest

Photobucket

The ESC racing experience 0

ScootLand | 6:15:00 PM |

BSSO Scooter Racing

A few years ago, in 2006 to be precise, the Vespa Racing team from Padova organised for the first time a race on a circuit in Italy. It was a six hour endurance at the Vittorio Veneto circuit, a beautiful kart track over 1km long, characterised by a long fast straight and a series of fast turns. For the occasion, those lucky enough to take part for the first time had the opportunity to prepare their first Vespa for the track.

Generally they were everyday scooters, mildly tuned for the race, some disc brakes and few gas absorbers. Most ran with road tyres, with old tuning kits born in the 80s and renewed for the occasion; aluminium Pinasco 121, Polini 177 or 210, some Malossi, some DR, rotary or reed valve, some with twin carbs and old exhausts that touched the asphalt at every curve. In particular I remember with affection and a pinch of terror that I used an old police leather jacket and leather padded trousers bought for 20 euros at the market and kneepads from a bricklayer! It was beautiful. Indeed it was so beautiful that I felt in love!

Since then, times have changed. Little by little we started to increase and renew our equipment, starting with riding gear. From Vittorio Veneto to Ottabiano, from Austerikart to Pomposa, Altavilla Vicentina, Imola, Bologna...we have tried all the kart tracks willing to accept Vespas and often we were able to get free practice days alternating the track with scooters, pit bikes or karts. After the clothes we developed the scooters, engine and handling, until today, strengthened by experience accumulated in these two years of tests on the track,we decided to participate in the European Scooter Challenge.

Much more in the current issue of Scootering Magazine.


 
:: Scootboy Blog :: Copyright © 2010 551 Community is Designed by Ally-Semok Home | RSS Feed | Comment RSS